Watch online live TV streaming

Online Live TV Streaming - Indonesia

Senin, 15 Maret 2010

Melindungi dari Serangan Virus

Keamanan data dan dokumen yang tersimpan dalam perangkat komputer tentu menjadi salah satu perhatian utama di sebuah perusahaan. Pihak perusahaan akan selalu mencari cara agar dokumen mereka aman dari serangan berbagai virus komputer atau malware.

Salah satu perusahaan bidang keamanan dan kontrol teknologi informasi terbesar dunia, Sophos, mencoba memenuhi kepentingan itu dengan meluncurkan peranti lunak antivirus seri terbaru. Bersamaan dengan pembukaan kantor perwakilannya di Indonesia, Sophos memperkenalkan Sophos Endpoint Security and Control 8.0.

Peranti lunak antivirus untuk sistem teknologi informasi ini akan melindungi komputer meja dari serbuan virus, dari mana pun sumbernya. Sistem antivirus ini bisa untuk desktop, laptop, server file, serta perangkat bergerak yang terhubung dalam satu jaringan sistem teknologi informasi di perusahaan.

Di dalam Endpoint Security and Control 8.0 juga terdapat beberapa peranti antivirus, anti-spyware, client firewall, perlindungan untuk sistem operasi, kontrol untuk VoIP, IM, P2P, game dan lainnya. Uniknya, solusi yang ditawarkan peranti ini adalah solusi sekaligus lisensi tunggal.

Artinya, satu solusi ini melindungi komputer dari virus yang bisa masuk dari berbagai sumber, antara lain USB, infrared, bluetooth, bahkan dari CD RW. Karena solusi tunggal, maka peranti ini juga bekerja di beragam platform, baik Windows, Mac, Linux, dan lainnya.

Endpoint seri-8 ini juga mengintegrasikan fungsi Network Access Control (NAC). Direktur Sales Sophos wilayah Asia, Jim Dowling, mengatakan Sophos adalah perusahaan pertama yang melakukan hal ini. "Sophos satu-satunya perusahaan yang mengintegrasikan solusi NAC ke dalam Endpoint Security and Control," ujarnya di kantor baru Sophos di Pacific Place, Jakarta.

NAC adalah solusi yang berfungsi mengontrol akses terhadap sistem jaringan korporat. Solusi ini melindungi jaringan dari ancaman yang datang dari komputer yang tak punya akses atau memiliki konfigurasi salah yang bisa menjadi jalan masuknya virus.

Menurut Jim, solusi yang ditawarkan ini cocok untuk Indonesia yang harga bandwidth-nya mahal dan terbatas. "Untuk update hanya butuh 5-10 kilobita. Sementara vendor antivirus lain butuh 1-8 megabita," ujar Jim. Kebutuhan bandwidth ini tentu bisa menjadi penghematan yang signifikan.

Business Development Manager Sophos Indonesia Doni Dwiputra mengatakan update antivirus dari server sebuah jaringan yang terhubung dengan pusat server Sophos bisa terjadi dalam hitungan menit. "Setiap ada update baru dari Sophos pusat pasti akan dikirim ke server perusahaan untuk di-update oleh komputer klien," tuturnya.

Apalagi, saat ini setiap lima menit ada satu situs yang terinfeksi virus, dan tiap tiga menit ada situs yang terkena spam. Setiap hari, hampir sekitar 15.000 situs terserang malware, dan 50 persen di antaranya adalah situs-situs web resmi seperti situs pemerintah. Karena itu, upaya perlindungan jaringan dengan biaya murah menjadi isu penting.

Jika jumlah bandwidth untuk update solusi ini bisa ditekan, hal itu bisa mengurangi keseluruhan biaya operasional jaringan secara keseluruhan. "Contohnya e-mail. Saat ini 80-90 persen e-mail berisi spam. Kalau komputer klien mengaktifkan solusi anti-spam, maka 80 persen e-mail akan disingkirkan. Ini menghemat bandwidth hingga 80 persen," kata Doni.

Untuk akses ke sebuah situs, Sophos menawarkan solusi yang tidak hanya menjadi filter (seperti sistem perlindungan jaringan tradisional), tapi juga men-scan situs yang mengandung virus, spam, atau malware. Jika komputer klien di sebuah perusahaan mengakses sebuah situs, maka sistem perlindungan jaringan endpoint akan memfilter situs tersebut.

"Masalahnya, dengan banyaknya situs yang terinfeksi, tidak mungkin semua situs itu masuk ke database situs yang terinfeksi," kata Doni.

Maka solusi Sophos selanjutnya adalah men-scanning situs yang diakses pengguna komputer itu. Jika virus atau semacamnya ditemukan, sistem akan membersihkannya. Dan sistem komputer di perusahaan pun akan terhindar dari serangan virus.

Bookmark :

Client Firewall: Peranti lunak yang berfungsi melindungi komputer dari gangguan hacker saat terhubung dengan Internet. Sebab, melalui Internet, jaringan komputer kita akan terhubung dengan lebih dari 50 ribu jaringan yang tak diketahui dan semua penggunanya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar